
Juli Suryadi Ajak Pramuka Mempawah Ambil Peran Dukung Swasembada Pangan.
Mempawah, Diskominfo - Wakil
Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di
Kabupaten Mempawah untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mengambil
peran nyata dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Juli Suryadi saat menjadi Inspektur Upacara
Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026 di halaman Kantor Kecamatan Sungai
Pinyuh, Minggu (30/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia hadir selaku Wakil Ketua
Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mempawah.
Dalam amanatnya, Juli menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65
kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Mempawah. Ia mengatakan,
peringatan Hari Pramuka tahun ini mengusung tema “Memantapkan Langkah
Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Menurut Juli, tema tersebut bukan sekadar semboyan, melainkan panggilan
bagi seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka untuk memperkuat organisasi,
meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda, sekaligus menghadirkan
pengabdian yang nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
“Tema ini bukan sekadar semboyan, melainkan ajakan bagi seluruh keluarga
besar Gerakan Pramuka untuk memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas
pembinaan generasi muda, serta memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat,
bangsa, dan negara,” tegasnya.
Juli menuturkan, Gerakan Pramuka memiliki landasan hukum dan historis
yang kuat. Di antaranya Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan
Pramuka, Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961, serta Peraturan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan
sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib.
Memasuki usia ke-65 tahun, kata Juli, Gerakan Pramuka harus terus
beradaptasi dengan perkembangan zaman dan berani melakukan pembaruan. Kegiatan
kepramukaan tidak boleh hanya berkutat pada aktivitas seremonial dan
baris-berbaris, tetapi harus mampu melahirkan manfaat yang dirasakan langsung
oleh masyarakat.
“Pramuka harus mampu membekali generasi muda dengan keterampilan yang
relevan, membangun kemandirian, serta mendorong mereka menjadi bagian dari
solusi atas berbagai tantangan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dorong Pramuka
Terlibat dalam Ketahanan Pangan
Sejalan dengan tema Hari Pramuka tahun ini, Juli secara khusus mendorong
Gerakan Pramuka Mempawah mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan dan
swasembada pangan daerah.
Ia mengajak jajaran Pramuka mengembangkan berbagai kegiatan produktif di
sektor pertanian, perikanan, perkebunan, dan peternakan dengan memanfaatkan
potensi lokal.
Menurutnya, lahan sekolah, gugus depan, maupun lingkungan masyarakat
dapat dioptimalkan untuk kegiatan berkebun, pengembangan pangan keluarga,
hingga penghijauan.
“Potensi yang ada di sekitar kita harus dimanfaatkan. Gerakan Pramuka
dapat menjadi motor penggerak kegiatan produktif yang sederhana, tetapi
memberikan manfaat nyata bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.
Tak hanya pangan, Juli juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap
lingkungan. Gerakan kebersihan dan pengelolaan sampah, menurutnya, perlu
diperkuat sebagai bagian dari pembentukan karakter anggota Pramuka.
Ia juga mendorong agar kegiatan bakti sosial terus dikembangkan sebagai wujud
pengamalan Dasa Darma Pramuka. Di sisi lain, keterampilan kewirausahaan perlu
mendapat perhatian agar generasi muda memiliki bekal untuk membangun
kemandirian ekonomi.
Cetak Generasi Berkarakter Menuju Indonesia
Emas 2045
Juli menegaskan, generasi muda yang saat ini dibina melalui Gerakan
Pramuka merupakan calon pemimpin dan penentu wajah Indonesia pada 2045
mendatang.
Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dasa Darma
harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dihafalkan.
“Generasi muda saat ini adalah mereka yang akan menentukan wajah
Indonesia pada tahun 2045 mendatang. Melalui Tri Satya dan Dasa Darma, kita
ingin melahirkan generasi yang bertakwa, berkarakter, mandiri, kreatif, dan
berdaya saing,” tambahnya.
Mengakhiri amanatnya, Juli mengajak seluruh elemen untuk memperkuat
sinergi dalam memajukan Gerakan Pramuka Kabupaten Mempawah. Kolaborasi
tersebut, kata dia, harus melibatkan Majelis Pembimbing, Kwartir, Gugus Depan,
pemerintah daerah, hingga dunia usaha.
Ia berharap sinergi lintas sektor itu mampu menjadikan Gerakan Pramuka
Kabupaten Mempawah semakin maju, adaptif, dan modern, sekaligus konsisten
memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat dan pembangunan daerah.
Dengan demikian, peringatan Hari Pramuka ke-65 tidak hanya menjadi
momentum refleksi perjalanan organisasi, tetapi juga menjadi titik penguatan
komitmen untuk menghadirkan gerakan kepanduan yang lebih relevan dengan
kebutuhan zaman dan tantangan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.