
Festival Cap Go Meh Singkawang telah menjadi agenda nasional dan masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Setiap tahunnya, parade tatung menjadi magnet utama yang menyedot perhatian ribuan wisatawan dan masyarakat dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Kebersamaan adalah jati diri masyarakat Mempawah yang harus terus kita hidupkan. Jangan pernah merasa sendiri, pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mempawah hadir untuk kalian,” pesannya kepada anak-anak yatim yang hadir.
Tak hanya memimpin salat, Syekh Muhammad Jamil juga menyampaikan tausyiah singkat menjelang waktu sahur. Dalam pesannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keikhlasan dalam beribadah serta memperbanyak rasa syukur atas nikmat persaudaraan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Kabupaten Mempawah menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan sekitar 18 tahun lalu, ketika daerah ini lebih dikenal sebagai wilayah persinggahan. Kini, Mempawah dinilai telah bertransformasi menjadi daerah dengan pertumbuhan dan potensi yang semakin diperhitungkan.
Pelaksanaan Festival Sahur-Sahur tahun ini terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan bulan suci Ramadan. Momentum tersebut dinilai menjadi simbol harmoni dan kebersamaan antar-etnis di Kalimantan Barat.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Kabupaten Mempawah berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, demi mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa.