
Pembinaan terhadap calon kafilah tidak dapat dilakukan secara instan. Karena itu, pelatihan dan pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan, jauh sebelum para peserta tampil pada kompetisi tingkat provinsi.
Mempawah, Diskominfo - Pemerintah Kabupaten Mempawah mulai
menyiapkan langkah strategis untuk meningkatkan prestasi pada Musabaqah
Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Evaluasi terhadap
pelaksanaan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 menjadi
momentum untuk memperkuat pembinaan dan mematangkan persiapan kafilah sejak
dini.
Hal tersebut
disampaikan Bupati Mempawah Erlina saat memimpin rapat evaluasi pelaksanaan MTQ
XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 di Rumah Dinas Bupati
Mempawah, Selasa (15/9/2026).
Rapat tersebut
membahas pelaksanaan sekaligus hasil yang diraih Kafilah Kabupaten Mempawah
pada MTQ tingkat provinsi yang sebelumnya digelar di Kabupaten Kayong Utara.
Bupati Erlina
menegaskan, evaluasi diperlukan untuk mengidentifikasi berbagai kekurangan
sekaligus memetakan potensi yang dimiliki Kabupaten Mempawah pada setiap cabang
yang diperlombakan. Menurutnya, persaingan antarkafilah kabupaten/kota di
Kalimantan Barat semakin ketat sehingga dibutuhkan persiapan yang lebih matang,
terarah, dan berkelanjutan.
“Evaluasi ini kita
lakukan untuk mengetahui kekurangan dalam persiapan sekaligus memetakan potensi
yang kita miliki dari setiap cabang yang diperlombakan. Dengan persiapan yang
lebih baik, kita berharap dapat meraih hasil yang maksimal,” ujar Erlina.
Ia menekankan,
pembinaan terhadap calon kafilah tidak dapat dilakukan secara instan. Karena
itu, pelatihan dan pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan, jauh
sebelum para peserta tampil pada kompetisi tingkat provinsi.
“Kelemahan-kelemahan
yang ada kita evaluasi. Kita persiapkan para kafilah semaksimal mungkin agar
dapat meraih hasil terbaik,” katanya.
Sebagai bagian dari
upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Mempawah juga akan mempertimbangkan
rekomendasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Mempawah
agar pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten dapat dimulai lebih awal.
Dengan dimulainya
tahapan seleksi dan pembinaan lebih dini, para peserta yang memiliki potensi
prestasi diharapkan memiliki waktu lebih panjang untuk menjalani pematangan.
Kafilah terbaik nantinya dapat dipersiapkan secara lebih optimal untuk mewakili
Kabupaten Mempawah pada MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Kita persiapkan sejak
dini pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten. Kafilah terbaik kita matangkan melalui
berbagai training center (TC) sebagai upaya mengembalikan juara umum,”
ungkapnya.
Erlina juga mengajak
seluruh pihak untuk membangun kekompakan dan memperkuat kolaborasi dalam proses
pembinaan kafilah. Menurutnya, peningkatan prestasi tidak hanya bergantung pada
peserta, tetapi membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh pihak yang
terlibat.
Upaya tersebut
diarahkan untuk meningkatkan prestasi Kabupaten Mempawah pada MTQ Tingkat
Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2027 yang akan digelar di Kota Pontianak.
“Dengan usaha dan
ikhtiar yang maksimal, serta kekompakan dan kolaborasi seluruh pihak, kita
berharap pada MTQ tahun 2027 di Kota Pontianak nanti dapat memberikan hasil
terbaik bagi Kabupaten Mempawah,” tutup Erlina.