
Kebijakan WFH ini bertujuan menyeimbangkan kehadiran fisik dengan efektivitas kerja, sekaligus mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Mempawah, MC - Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, mengikuti rapat koordinasi
transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) secara virtual melalui
Zoom Meeting di Mempawah Command Center, Senin (20/4/2026).
Rapat yang
dipimpin Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, tersebut diikuti seluruh bupati
dan wali kota se-Kalimantan Barat. Agenda utama membahas percepatan
digitalisasi sistem kerja pemerintahan guna menciptakan birokrasi yang lebih
efisien, terukur, dan berbasis kinerja.
Dalam
arahannya, Gubernur menegaskan bahwa transformasi budaya kerja ASN merupakan
tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ
serta Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 3 Tahun 2026. Salah satu kebijakan
strategis yang ditekankan adalah penerapan Work From Home (WFH) minimal satu
kali dalam seminggu, tepatnya setiap hari Jumat.
“Kebijakan WFH
ini bertujuan menyeimbangkan kehadiran fisik dengan efektivitas kerja, sekaligus
mempercepat implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ujar
Ria Norsan.
Menanggapi
hal tersebut, Juli Suryadi menegaskan pentingnya kesiapan ASN di Kabupaten
Mempawah dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ia menilai transformasi
budaya kerja tidak hanya menyangkut perubahan sistem, tetapi juga perubahan
pola pikir aparatur.
“Transformasi
budaya kerja ini sangat krusial. ASN tidak lagi bekerja sekadar rutinitas,
tetapi dituntut profesional, adaptif terhadap teknologi, serta menjunjung
tinggi integritas dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Juli juga
menyoroti pemanfaatan Mempawah Command Center sebagai bagian dari optimalisasi
infrastruktur digital daerah. Menurutnya, hal ini menjadi langkah strategis
untuk mendorong peningkatan indeks profesionalitas ASN di Kabupaten Mempawah.
Lebih lanjut,
ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah agar segera menyesuaikan pola
kerja dengan kebijakan yang telah ditetapkan.
“Kita harus
bergerak cepat menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Transformasi ini
bukan sekadar perubahan lokasi kerja, tetapi perubahan budaya kerja menjadi
lebih digital, efisien, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah serta tim teknis transformasi budaya kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah. Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif, dengan pembahasan langkah-langkah implementasi strategis di tingkat daerah.