
Sedekah Bumi Jadi Penguat Tradisi, Pemkab Mempawah Ajak Generasi Muda Jaga Warisan Budaya.
Mempawah, Diskominfo - Sebagai wujud pelestarian budaya dan penguatan nilai kebersamaan
masyarakat, Pemerintah Kabupaten Mempawah membuka kegiatan Sedekah Bumi Tahun
2026 di Dusun Bemban, Desa Sejegi, Kecamatan Mempawah Timur, Rabu (24/6/2026).
Mewakili Bupati
Mempawah, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Mempawah,
Rahmanudin Wiyono, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya,
ia menegaskan bahwa tradisi Sedekah Bumi tidak hanya menjadi ungkapan rasa
syukur masyarakat, tetapi juga memiliki nilai luhur yang penting untuk terus
dijaga.
Menurut Rahmanudin,
tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kearifan lokal agar
tidak tergerus perkembangan zaman. Selain itu, Sedekah Bumi juga menjadi sarana
mempererat tali silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan kembali
semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Sebagai
generasi yang mewarisi kebudayaan ini, kita memiliki tanggung jawab untuk terus
melestarikannya. Tradisi Sedekah Bumi menyimpan banyak nilai moral, seperti
rasa syukur, hidup harmonis dengan alam, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap
budaya bangsa,” ujarnya.
Ia juga
mengimbau generasi penerus agar terus menjaga keberadaan tradisi tersebut
sehingga tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Rahmanudin
berharap semangat Sedekah Bumi dapat menjadi pendorong kemajuan sektor
pertanian dan usaha masyarakat di Desa Sejegi.
“Saya
berharap melalui semangat Sedekah Bumi ini, pertanian dan sektor usaha di Desa
Sejegi semakin berkembang, tanahnya semakin subur, serta masyarakatnya semakin
makmur dan sejahtera,” harapnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD terkait, perwakilan Kodim 1201/Mempawah, Camat Mempawah Timur, Kapolsek Mempawah Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.