Dari Balairung Setia, Praja Muda IPDN Menutup Jejak Pengabdian di Mempawah

Di sinilah para Praja belajar melihat bagaimana pemerintahan berjalan di lapangan, bagaimana pelayanan publik diberikan, dan bagaimana realitas sosial masyarakat dihadapi setiap hari.

Mempawah, Diskominfo - Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Selasa pagi (3/2/2025), menjadi saksi berakhirnya sebuah perjalanan pembelajaran para Praja Muda Angkatan XXXV Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Kalimantan Barat.

Di ruangan itulah, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, secara resmi menutup kegiatan praktik lapangan/magang yang telah mereka jalani.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah, Ismail menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan IPDN Kampus Kalimantan Barat yang telah menjadikan Mempawah sebagai ruang belajar nyata bagi para Praja. Bagi Ismail, praktik lapangan bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan bagian penting dari proses menempa calon pamong praja agar memahami denyut nadi pemerintahan dan kehidupan masyarakat secara langsung.

“Di sinilah para Praja belajar melihat bagaimana pemerintahan berjalan di lapangan, bagaimana pelayanan publik diberikan, dan bagaimana realitas sosial masyarakat dihadapi setiap hari,” ujar Ismail.

Selama praktik lapangan, para Praja tidak hanya mengamati, tetapi juga mengkaji berbagai aspek pemerintahan daerah. Pengalaman tersebut, menurut Ismail, diharapkan mampu membentuk karakter kepemimpinan, integritas, kedisiplinan, serta kepekaan sosial yang kelak menjadi fondasi mereka sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Apresiasi juga diberikan Ismail terhadap paparan hasil expose praktik lapangan yang disampaikan para Praja. Berbagai tema strategis diangkat, mulai dari nilai-nilai dasar ASN, Standar Pelayanan Minimal (SPM), pembangunan desa, hingga peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat.

“Materi yang dipaparkan menunjukkan bahwa para Praja mampu memahami persoalan pemerintahan secara menyeluruh dan menawarkan solusi yang relevan,” ungkapnya.

Lebih jauh, Ismail menegaskan bahwa hasil pendidikan kepamongprajaan tersebut tidak akan berhenti sebagai laporan semata. Pemerintah Kabupaten Mempawah berencana memanfaatkan hasil praktik lapangan tersebut, khususnya untuk mendukung tugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat.

“Ke depan, kami akan meningkatkan kapasitas dan kesamaptaan anggota Satpol PP melalui kerja sama dengan IPDN Kampus Kalbar. Inovasi para Praja juga akan terus dimonitor dan dievaluasi agar benar-benar berdampak pada peningkatan tata kelola pemerintahan di Mempawah,” pungkas Ismail.

Penutupan kegiatan ini turut dihadiri Direktur IPDN Kampus Kalimantan Barat, Maris Gunawan Rukmana beserta jajaran, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli, para asisten, camat, lurah, hingga kepala desa dari Kecamatan Sungai Pinyuh dan Segedong menandai akhir dari satu fase pembelajaran, sekaligus awal perjalanan panjang para Praja menuju pengabdian di masa depan.


LINK TERKAIT