
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat, Harisson dan diterima oleh Pj Bupati Mempawah, Ismail di Posko Pengungsian di Wisma Chandramidi Mempawah.Harisson menuturkan cuaca ekstrem dengan curah hujan yang tinggi yang melanda Kalimantan Barat mengakibatkan banjir di berbagai wilayah.“Untuk itu, mari kita saling introspeksi, dan tidak saling menyalahkan serta bersabar dengan ujian ini. Semoga dapat segera berlalu dan kita dapat bangkit kembali,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi pertanda jalinan yang erat dan begitu baik antar etnis yang ada di Kabupaten Mempawah serta menjadi semangat bersama untuk membangun Kabupaten Mempawah, selain itu dengan kegiatan Festival Imlek dan Cap Go Meh ini dapat menjadi motivasi para pegiat budaya, seni dan UMKM untuk saling berdaya dan berhasil guna.
Dibalik kecanggihannya, kemudahan aplikasi m-banking memiliki risiko yang wajib di waspadai yaitu terjadinya aksi pencurian. Bila tak berhati-hati, teknologi ini dapat membawa risiko pembobolan rekening hingga tabungan terkuras habis. Modus pencurian melalui m-Banking semakin canggih. Para penjahat siber memanfaatkan kelengahan pengguna untuk mencuri data pribadi dan mengakses rekening bank mereka.
Ismail menyampaikan keprihatinannya atas bencana banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir, serta adanya kiriman air dari hulu sungai dengan debit yang tinggi yang memperburuk situasi.Pj Bupati mengimbau agar orang tua lebih waspada terhadap anak-anak yang bermain air. “Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, baik akibat ketinggian air maupun gangguan dari hewan liar,” katanya.
PJ.Bupati Mempawah mengucapkan selamat datang kepada Pangdam XII/Tanjungpura di Bumi Galaherang, Kabupaten Mempawah. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Mempawah terdiri atas 9 kecamatan, 60 desa, dan 7 kelurahan, dengan total jumlah penduduk mencapai 310.000 jiwa dengan masyarakat yang heterogen mampu menjaga kerukunan dan membangun hubungan baik antarelemen masyarakat.
Berdasarkan survei yang dikeluarkan Menhub RI, saat Nataru nanti potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 110,67 juta orang, meningkat sebesar 2,83 persen atau 3,04 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. "Demi menjamin keamanan Nataru, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2024,