
Di hadapan masyarakat, para Pasis menyampaikan edukasi mengenai bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Materi yang diberikan mencakup dampak karhutla terhadap lingkungan, kesehatan, aktivitas sosial, serta kehidupan masyarakat, sekaligus pentingnya melakukan langkah pencegahan sejak dini.
Target operasi itu pertama ditindaklanjuti dari aplikasi Sipongi, kedua aplikasi Lancang Kuning, dan ketiga adalah laporan masyarakat.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa.
Mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, peringatan Harkitnas tahun ini disebut selaras dengan semangat menjaga generasi muda sebagai aset utama bangsa.
Harapan besar terhadap penguatan organisasi Sathantai Kodaeral XII yang kini diperkuat oleh tiga divisi utama meliputi aspek pertahanan darat, laut, dan udara. Menurutnya, keberadaan tiga divisi tersebut diharapkan mampu menghadirkan energi serta semangat baru dalam mendukung tugas-tugas TNI AL ke depan.
TMMD Reguler ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan hingga 21 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.