
Hubungan harmonis yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan aparat keamanan merupakan modal strategis untuk mewujudkan Kabupaten Mempawah yang aman, damai, nyaman bagi masyarakat, sekaligus memiliki iklim investasi yang kondusif.
Mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah”, seremoni pembukaan berlangsung semarak. Berbagai atraksi ditampilkan untuk memeriahkan kegiatan, mulai dari penampilan drumband, parade defile seluruh kafilah, hingga pertunjukan seni budaya yang menggambarkan kekayaan tradisi Kalimantan Barat.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa.
Selain memperkuat sinergi dalam menjaga Harkamtibmas, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk meningkatkan komitmen bersama dalam mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Mempawah, khususnya menghadapi musim kemarau.
Juli berpesan agar proses pembangunan dilaksanakan secara profesional dengan mengutamakan kualitas pekerjaan serta ketepatan waktu penyelesaian, sehingga gedung sekolah dapat segera dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Erlina berharap seluruh kafilah mampu tampil optimal dan mempertahankan prestasi Kabupaten Mempawah sebagai juara umum MTQ Provinsi Kalimantan Barat.
Pada stan Kabupaten Mempawah nanti akan tersedia makanan yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda, yaitu tapai menaon dan dodol cengkarok.
MTQ bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi wahana syiar Islam dan penguatan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan. Karena itu, setiap peserta membawa amanah yang besar, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk daerah.