
Bupati Erlina menyampaikan apresiasi atas jalannya mediasi yang berlangsung lancar dan kondusif. Ia berharap seluruh poin kesepakatan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab oleh kedua pihak agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
Keberhasilan MTQ ini adalah hasil dari kerja sama, kerja keras, dan dukungan semua pihak. Melalui MTQ ke-37 ini, kita wujudkan masyarakat yang cinta Al-Qur’an, bersatu, hidup rukun, dan damai menuju Kabupaten Mempawah yang cerdas, mandiri, terdepan, dan berkelanjutan.
Melalui Rakor ini diharapkan terbangun sinergi yang solid antar pemangku kepentingan, terutama dalam penataan aset dan akses, sehingga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Barat.
Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menekankan pentingnya kemandirian daerah yang tetap selaras dengan kebijakan nasional.
“Kita telah tujuh kali berturut-turut menjadi juara umum tingkat provinsi. Semoga MTQ ini dapat menghasilkan kafilah terbaik untuk mempertahankan prestasi tersebut,” katanya optimistis.
TMMD Reguler ke-128 ini dijadwalkan berlangsung selama satu bulan hingga 21 Mei 2026, dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor.
MTQ tidak sekadar menjadi ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana strategis untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperkuat syiar Islam, serta membentuk generasi Qurani yang berakhlak mulia.
Fenomena ini berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan kesiapan lintas sektor sejak dini.